Haii bunda seneng banget deh ngeliat keseruan anak - anak bunda, yang aktif yang senang berkreasi
ajari anak - anak bunda untuk mengenali dirinya sendiri dini bunda, salah satu contohnya dengan mengajarkan mereka mengambar yaa untuk anak yang baru pemula jangan di ajarkan yang ribet dulu deh bunda, kali ini saya ingin memberi tips cara menggaambar mudah untuk untuk anak-anak bunda di rumah silahkan di tonton semoga bemanfaat hehe
Selasa, 22 Januari 2019
Assalamualaikum wr,wb.
Hai teman-teman....
kali ini saya ingin memberi tips cara melipat baju dengan cepat, kebayangkan
jika kita melipat baju banyak tapi lambat, haduhhh.... buang-buang waktu
silahkan di putar videonya...
Pulau Penyengat (atau Pulau Penyengat Inderasakti dalam sebutan sumber-sumber sejarah) adalah sebuah pulau kecil di Kota Tanjungpinang, Kepulauan Riau,
yang berjarak kurang lebih 2 km dari pusat kota. Pulau ini berukuran
panjang 2.000 meter dan lebar 850 meter, berjarak lebih kurang 35 km
dari Pulau Batam. Pulau ini dapat ditempuh dari pusat Kota Tanjung Pinang dengan menggunakan perahu bermotor atau lebih dikenal pompong yang memerlukan waktu tempuh kurang lebih 15 menit.
Pulau Penyengat merupakan salah satu objek wisata di Kepulauan Riau. Di pulau ini terdapat berbagai peninggalan bersejarah yang di antaranya adalah Masjid Raya Sultan Riau yang terbuat dari putih telur, makam-makam para raja, makam dari pahlawan nasional Raja Ali Haji, kompleks Istana Kantor dan benteng pertahanan di Bukit Kursi. Sejak tanggal 19 Oktober1995, Pulau penyengat dan kompleks istana di Pulau Penyengat telah dicalonkan ke UNESCO untuk dijadikan salah satu situs warisan dunia
Menurut cerita, pulau mungil di muara Sungai Riau, Pulau Bintan ini sudah lama dikenal oleh para pelaut sejak berabad-abad yang lalu karena menjadi tempat persinggahan untuk mengambil air tawar
yang cukup banyak tersedia di pulau ini. Belum terdapat catatan
tertulis tentang asal mula nama pulau ini. Namun, dari cerita rakyat
setempat, nama ini berasal dari nama hewan sebangsa serangga yang mempunyai sengat. Menurut cerita tersebut, ada para pelaut yang melanggar pantang-larang ketika mengambil air, maka mereka diserang oleh ratusan serangga berbisa. Binatang ini yang kemudian dipanggil Penyengat dan pulau tersebut dipanggil dengan Pulau Penyengat. Sementara orang-orang Belanda menyebut pulau tersebut dengan nama Pulau Mars.
Tatkala pusat pemerintahan Kerajaan Riau bertempat di pulau itu ditambah menjadi Pulau Penyengat Inderasakti. Pada 1803, Pulau Penyengat telah dibangun dari sebuah pusat pertahanan menjadi negeri dan kemudian berkedudukan Yang Dipertuan MudaKerajaan Riau-Lingga sementara Sultan berkediaman resmi di Daik-Lingga. Pada tahun 1900, Sultan Riau-Lingga pindah ke Pulau Penyengat. Sejak itu lengkaplah peran Pulau Penyengat sebagai pusat pemerintahan, adat istiadat, agama Islam dan kebudayaan Melayu.[3]
Imperium Melayu
Pulau Penyengat merupakan pulau yang bersejarah dan memiliki kedudukan yang penting dalam peristiwan jatuh bangunnya Imperium Melayu, yang sebelum terdiri dari wilayah Kesultanan Johor, Pahang, Siak dan Lingga, khususnya di bagian selatan dari Semenanjung Melayu. Peran penting tersebut berlangsung selama 120 tahun, sejak berdirinya Kerajaan Riau di tahun 1722, sampai akhirnya diambil alih sepenuhnya oleh Belanda pada 1911.[1]
Perang Saudara tahta Johor
Awalnya pulau ini hanya sebuah tempat persinggahan armada-armada pelayaran yang melayari perairan pulau bintan selat malaka dan sekitarnya. Namun pada tahun 1719 ketika meletus Perang Saudara memperebutkan Tahta keraajn antara keturunan sultan mahmud syah yang dipimpin putranya Raja kecil melawan keturunan sultan abdul jalil
Pulau Penyengat mulai dijadikan kubu pertahanan oleh raja kecil yang memindahkan pusat pemerintahannya dari Kota Tinggi johor ke Riau di Hulu Sungai Carang (Pulau bintan). Perang saudara itu dimenangkan oleh Tengku Sulaiman dan saudaranya yang dibantu oleh lima orang Bangsawan, yaitu Daeng Perani, Daeng waerah Daeng Kemasi dan Daeng Menambun. Yang mana seterusnya Tengku Sulaiman mendirikan kerajaan baru yaitu Kerajaan Johor-Riau-Lingga, Sedangkan Raja Kecil menyingkir ke siak dan seterusnya mendirikan kesultanan siak
Yang Dipertuan Muda Riau
Artikel utama untuk bagian ini adalah: Yang Dipertuan Muda
Pada masa Kerajaan Johor-Riau-Lingga, Pulau Penyengat tetap berperan
sebagai pusat pertahanan sekaligus tempat kediaman dan pusat
pemerintahan dari Yang Dipertuan Muda Johor-Pahang-Riau-Lingga. Di
kerajaan Riau-Lingga terdapat dua posisi jabatan utama, yaitu Yang
Dipertuan Besar atau Sultan yang berkedudukan di Daik, Lingga dan Yang
Dipertuan Muda yang berkedudukan di Pulau Penyengat. Walaupun lebih
rendah kedudukan Yang Dipertuan Muda, tetapi dia mengatur pemerintahan,
angkatan perang, perekonomian dan masalah-masalah operasional lainnya
Bangunan Bersejarah
Masjid Raya Sultan Riau
Masjid
ini awalnya dibangun oleh Sultan Mahmud pada tahun 1803. Kemudian pada
masa pemerintahan Yang Dipertuan Muda VII Raja Abdurrahman, tahun 1832
masjid ini direnovasi dalam bentuk yang terlihat saat ini. Bangunan
utama masjid ini berukuran 18 x 20 meter yang ditopang oleh 4 buah tiang
beton. Di keempat sudut bangunan, terdapat menara tempat Bilal
mengumandangkan adzan. Pada bangunan Masjid Sultan Riau terdpat 13 kubah
yang berbentuk seperti bawang. Jumlah keseluruhan menara dan kubah di
Masjid Sultan Riau sebanyak 17 buah yang melambangkan jumlah rakaat
salat wajib lima waktu sehari semalam.
Di sisi kiri dan kanan bagian depan masjid terpdat bangunan
tambahan yang disebut dengan Rumah Sotoh (tempat pertemuan). Menurut
sejarahnya, masjid ini dibangun dengan menggunakan campuran putih telur,
kapur, pasir dan tanah liat.
Mushaf al-Quran
Terdapat
dua buah al-Quran tulisan tangan yang tersimpan di dalam Masjid Sultan
Riau Pulau Penyengat. Salah satu yang diperlihatkan kepada pengunjung
adalah hasil goresan tangan Abdurrahman Stambul, seorang penduduk Pulau
Penyengat yang dikirim oleh Kerajaan Lingga ke Mesir untuk memperdalam
ilmu Agama Islam, sekembalinya dari belajar dia menjadi guru dan
terkenal dengan "khat" gaya Istambul. Al-Quran ini diselesaikan pada
tahun 1867 sambil mengajar. Keistimewaan al-Quran Mushaf Abdurrahman
Stambul ini adalah banyaknya penggunaan "Ya Busra" serta beberapa rumah
huruf yang titiknya sengaja disamarkan sehingga membacanya cenderung
berdasarkan interpretasi individu sesuai akal dan ilmunya.
Istana Kantor
Istana
Kantor adalah istana dari Yang Dipertuan Muda Riau VIII Raja Ali
(1844-1857), atau juga yang disebut dengan Marhum Kantor. Selain
digunakan sebagai kediaman, bangunan yang dibangun pada tahun 1844 ini
juga difungsikan sebagai kantor oleh Raja Ali.
Istana Kantor berukuran sekitar 110 m2 dan menempati areal
sekitar satu hektar yang seluruhnya dikelilingi tembok. Bangunan dan
puing yang masih ada memperlihatkan kemegahannya pada masa lalu.
Balai Adat Melayu
Balai
Adat Pulau Penyengat adalah replika rumah adat Melayu yang pernah ada
di Pulau Penyengat. Bangunan Balai Adat merupakan rumah panggung khas
Melayu yang terbuat dari kayu. Balai Adat difungsikan untuk menyambut
tamu atau mengadakan perjamuan bagi orang-orang penting.
Di dalam gedung, kita dapat melihat tata ruang dan beberapa benda
perlengkapan adat resam Melayu, serta berbagai perlengkapan atraksi
kesenian yang digunakan untuk menjamu tamu-tamu tertentu.
Di bagian bawah Balai Adat ini terdapat sumur air tawar yang
konon sudah berabad lamanya dan sampai sekarang airnya masih mengalir
dan dapat langsung diminum.
Monumen Bahasa Melayu
Pada tanggal 19 agustus 201 telah diletakkan batu pertama pembangunan Monumen Bahasa Melayu di areal dalam bekas Benteng Kursi, Pulau Penyengat, oleh Gubernur Kepulauan Riau, HM Sani. Pembangunan monumen ini merupakan wujud penghormatan dan penghargaan Pemerintah Provinsi Kepri terhadap jasa-jasa Raja Ali Haji sebagai pahlawan nasional di bidang bahasa. Selain itu juga untuk lebih mengenalkan tentang asal dan arti bahasa Melayu yang dipakai di Kepulauan Riau dan Lingga, serta bahasa Indonesia yang digunakan saat ini.
Monumen Bahasa Melayu dibangun sebagai tindak lanjut dari dari
mufakat 12 kebudayaan Melayu antara Ketua Lembaga Adat Melayu (LAM)
Kepri dan LAM Provinsi Riau pada saat seminar nasional bahasa Indonesia
di Pekanbaru, Riau, 2010 lalu, yang dihadiri masing-masing gubernur
Pulau Penyengat (atau Pulau Penyengat Inderasakti dalam
sebutan sumber-sumber sejarah) adalah sebuah pulau
kecil di Kota Tanjungpinang, Kepulauan Riau, yang berjarak kurang lebih 2 km dari
pusat kota. Pulau ini berukuran panjang 2.000 meter dan lebar 850 meter,
berjarak lebih kurang 35 km dari Pulau Batam. Pulau ini dapat ditempuh dari pusat Kota Tanjung
Pinang dengan menggunakan perahu bermotor atau lebih dikenal pompong
yang memerlukan waktu tempuh kurang lebih 15 menit.
Pulau Penyengat merupakan salah satu objek
wisata di Kepulauan Riau. Di pulau
ini terdapat berbagai peninggalan bersejarah yang di antaranya adalah Masjid Raya Sultan Riau yang terbuat
dari putih telur, makam-makam para raja, makam dari pahlawan nasional Raja Ali Haji, kompleks Istana Kantor dan benteng pertahanan
di Bukit Kursi. Sejak tanggal 19 Oktober1995,
Pulau penyengat dan kompleks istana di Pulau Penyengat telah dicalonkan ke UNESCO untuk dijadikan salah satu situs warisan dunia
Menurut cerita, pulau mungil di muara Sungai Riau,
Pulau Bintan ini sudah lama dikenal oleh para pelaut sejak
berabad-abad yang lalu karena menjadi tempat persinggahan untuk mengambil air tawar yang cukup banyak tersedia di pulau ini. Belum
terdapat catatan tertulis tentang asal mula nama pulau ini. Namun, dari cerita
rakyat setempat, nama ini berasal dari nama hewan sebangsa serangga yang mempunyai sengat. Menurut
cerita tersebut, ada para pelaut yang melanggar pantang-larang
ketika mengambil air, maka mereka diserang oleh ratusan serangga berbisa.
Binatang ini yang kemudian dipanggil Penyengat
dan pulau tersebut dipanggil dengan Pulau
Penyengat. Sementara orang-orang Belanda menyebut pulau tersebut dengan nama Pulau Mars.
Imperium
Melayu
Pulau Penyengat merupakan pulau yang
bersejarah dan memiliki kedudukan yang penting dalam peristiwan jatuh bangunnya
Imperium Melayu, yang
sebelum terdiri dari wilayah Kesultanan Johor, Pahang, Siak dan Lingga, khususnya di bagian selatan dari Semenanjung Melayu. Peran
penting tersebut berlangsung selama 120 tahun, sejak berdirinya Kerajaan Riau
di tahun 1722, sampai akhirnya diambil alih sepenuhnya oleh Belanda pada 1911.[1]
Pulau Penyengat mulai dijadikan kubu
pertahanan oleh Raja Kecil yang memindahkan pusat pemerintahannya dari
Kota Tinggi (Johor) ke Riau di Hulu Sungai Carang (Pulau Bintan). Perang saudara itu dimenangkan oleh Tengku
Sulaiman dan saudaranya yang dibantu oleh lima orang bangsawanBugisLuwu, yaitu Daeng Perani, Daeng Marewah, Daeng Chelak, Daeng Kemasi dan Daeng Menambun.
Yang mana seterusnya Tengku Sulaiman mendirikan kerajaan baru yaitu Kerajaan
Johor-Riau-Lingga, pada 4 Oktober1722.[1] Sedangkan Raja Kecil menyingkir ke Siak
dan seterusnya mendirikan Kesultanan Siak.
Yang
Dipertuan Muda Riaini
adalah
Pada masa Kerajaan Johor-Riau-Lingga, Pulau
Penyengat tetap berperan sebagai pusat pertahanan sekaligus tempat kediaman dan
pusat pemerintahan dari Yang Dipertuan Muda Johor-Pahang-Riau-Lingga. Di
kerajaan Riau-Lingga terdapat dua posisi jabatan utama, yaitu Yang Dipertuan
Besar atau Sultan yang berkedudukan di Daik, Lingga dan Yang Dipertuan Muda
yang berkedudukan di Pulau Penyengat. Walaupun lebih rendah kedudukan Yang
Dipertuan Muda, tetapi dia mengatur pemerintahan, angkatan perang, perekonomian
dan masalah-masalah operasional lainnya.
Bangunan
Bersejarah
Masjid
Raya Sultan Riau
Masjid ini awalnya dibangun oleh Sultan
Mahmud pada tahun 1803. Kemudian pada masa pemerintahan Yang Dipertuan Muda VII
Raja Abdurrahman, tahun 1832 masjid ini direnovasi dalam bentuk yang terlihat
saat ini. Bangunan utama masjid ini berukuran 18 x 20 meter yang ditopang oleh
4 buah tiang beton. Di keempat sudut bangunan, terdapat menara tempat Bilal
mengumandangkan adzan. Pada bangunan Masjid Sultan Riau terdpat 13 kubah yang
berbentuk seperti bawang. Jumlah keseluruhan menara dan kubah di Masjid Sultan
Riau sebanyak 17 buah yang melambangkan jumlah rakaat salat wajib lima waktu
sehari semalam.
Di sisi kiri dan kanan bagian depan masjid
terpdat bangunan tambahan yang disebut dengan Rumah Sotoh (tempat pertemuan).
Menurut sejarahnya, masjid ini dibangun dengan menggunakan campuran putih
telur, kapur, pasir dan tanah liat.
Mushaf
al-Quran
Terdapat dua buah al-Quran tulisan tangan
yang tersimpan di dalam Masjid Sultan Riau Pulau Penyengat. Salah satu yang
diperlihatkan kepada pengunjung adalah hasil goresan tangan Abdurrahman
Stambul, seorang penduduk Pulau Penyengat yang dikirim oleh Kerajaan Lingga ke
Mesir untuk memperdalam ilmu Agama Islam, sekembalinya dari belajar dia menjadi
guru dan terkenal dengan "khat" gaya Istambul. Al-Quran ini
diselesaikan pada tahun 1867 sambil mengajar. Keistimewaan al-Quran Mushaf
Abdurrahman Stambul ini adalah banyaknya penggunaan "Ya Busra" serta
beberapa rumah huruf yang titiknya sengaja disamarkan sehingga membacanya
cenderung berdasarkan interpretasi individu sesuai akal dan ilmunya.
Istana
Kantor
Istana Kantor adalah istana dari Yang
Dipertuan Muda Riau VIII Raja Ali (1844-1857), atau juga yang disebut dengan
Marhum Kantor. Selain digunakan sebagai kediaman, bangunan yang dibangun pada
tahun 1844 ini juga difungsikan sebagai kantor oleh Raja Ali.
Istana Kantor berukuran sekitar 110 m2 dan
menempati areal sekitar satu hektar yang seluruhnya dikelilingi tembok.
Bangunan dan puing yang masih ada memperlihatkan kemegahannya pada masa lalu.
Balai
Adat Melayu
Balai Adat Pulau Penyengat adalah replika
rumah adat Melayu yang pernah ada di Pulau Penyengat. Bangunan Balai Adat
merupakan rumah panggung khas Melayu yang terbuat dari kayu. Balai Adat
difungsikan untuk menyambut tamu atau mengadakan perjamuan bagi orang-orang
penting.
Di dalam gedung, kita dapat melihat tata
ruang dan beberapa benda perlengkapan adat resam Melayu, serta berbagai
perlengkapan atraksi kesenian yang digunakan untuk menjamu tamu-tamu tertentu.
Di bagian bawah Balai Adat ini terdapat sumur
air tawar yang konon sudah berabad lamanya dan sampai sekarang airnya masih
mengalir dan dapat langsung diminum.
Monumen
Bahasa Melayu
Pada tanggal 19 agustus 201 telah diletakkan
batu pertama pembangunan Monumen Bahasa
Melayu di areal dalam bekas Benteng Kursi, Pulau Penyengat, oleh Gubernur Kepulauan Riau, HM Sani. Pembangunan monumen ini merupakan wujud penghormatan
dan penghargaan Pemerintah Provinsi Kepri terhadap jasa-jasa Raja Ali Haji sebagai pahlawan nasional di
bidang bahasa. Selain itu juga untuk lebih mengenalkan tentang asal dan arti bahasa Melayu yang dipakai di Kepulauan Riau dan Lingga, serta bahasa Indonesia yang digunakan saat ini.
Monumen Bahasa Melayu dibangun sebagai tindak
lanjut dari dari mufakat 12 kebudayaan Melayu antara Ketua Lembaga Adat Melayu
(LAM) Kepri dan LAM Provinsi Riau pada saat seminar nasional bahasa Indonesia
di Pekanbaru, Riau, 2010 lalu, yang dihadiri masing-masing gubernur
Sagu merupakan salah satu tanaman yang
berasal dari Maluku dan Irian. Tanaman yang satu ini bisa dibudidayakan
untuk dijadikan sebagai komoditas bisnis. Berikut ini ada info
mengenai cara budidaya tanaman sagu yang mudah.
Cara Menanam Dan Budidaya Tanaman Sagu
Ada beberapa teknik budidaya tanaman
sagu yang harus anda lakukan, salah satunya adalah dengan melakukan
pemilihan lahan, waktu tumbuh yang tepat, pemilihan bibit, penanaman,
perawatan dan pemanenen. Dengan mengetahui teknik budidaya diatas, anda
akan bisa mendapatkah hasil tanaman sagu yang bagus.
Untuk bisa bercocok tanam sagu dengan
baik, anda harus menanam tanaman ini di ketinggian 700 m di atas
permukaan laut (dpl). Kemudian jumlah curah hujan pada saat menanam
tanaman ini haruslah optimal, yaitu antara 2000 hingga 4000 mm untuk
setiap tahunnya. Memperhatikan suhu juga perlu, suhu yang baik untuk
tempat tumbuh tanaman ini adalah 24 hingga 29 derajat celcius.
Cara Menanam Sagu
Pertama, cara tanam sagu yang harus anda
lakukan adalah dengan penentuan pola tanam. Ini bisa dilakukan dengan
cara menggali lubang satu minggu sebelum penanaman, ukuran lubang harus
anda buat adalah 30x30x30cm. Setelah melakukan hal tersebut, anda bisa
langsung membenamkan dengkel ke dalam lubang tanaman. Bagian pangkal
dari dengkel yang telah anda siapkan tadi ditutup dengan tanah yang
bercampur dengan gambut. Tanah jenis ini sangat bagus untuk pertumbuhan
sagu.
Proses cara menanam yang berikutnya
adalah dengan menutup tanah hasil penanaman sagu tadi. Satu hal penting
yang harus diingat adalah tanah penutup sebaiknya jangan ditekan dan
dengkel jangan sampai bergerak. Tanah lapisan pada bagian atas harus
diomasukan sampai dengan separuh lubang, dan jika memungkinkan anda bisa
mencampurkan puing-puing akar didalamnya.
Tips dalam Memilih Bibit yang Bagus untuk Tanaman Sagu
Sebelum melakukan penanaman pada tanaman
ini, alangkah baiknya jika anda memilih bibit yang umurnya kurang dari 1
tahun. Bibit tersebut juga disarankan memiliki diameter 10 sampai
dengan 13 cm. Berat bibit yang dianjurkan adalah 2 sampai dengan 3 kg.
Pemilihan bibit tanaman sagu juga tidak
boleh sembarangan. Anda harus memilih bibit sagu yang unggul agar bisa
mendapatkan tanaman sagu yang tidak bermasalah pada saat penanaman atau
pemanenan. Tanaman sagu membutuhkan air yang cukup juga jadi lakukanlah
penyiraman terhadap tanaman ini secara rutin.
Metode Generatif untuk Perbanyakan Tanaman Sagu
Sebagai info tambahan, tanaman sagu ini
juga bisa diperbanyak dengan melakukan perbanyakan, baik itu menggunakan
metode vegetatif maupun metode generatif. Cara generatif paling banyak
dipilih karena cara ini dilakukan dengan menggunakan biji yang berasal
dari buah yang telah tua dan rontok dari pohonnya. Biji yang dipilih
harus biji yang berasal dari induk pohon yang baik sehingga akan
menghasilkan anakan yang baik pula.
Pemeliharaan Tanaman Sagu
Jika anda bisa memelihara tanaman ini
dengan tepat, maka sagu akan bisa menjadi komoditas bisnis yang bisa
dimanfaatkan untuk mencari banyak keuntungan. Cara merawat sagu dari
hama, semisal kumbang juga harus dilakukan. Pohon yang terkena serangan
dari kumbang ini bisa ditebang atau dibakar, sementara anda juga bisa
melakukan pencegahan dengan cara menggunakan musuh alami dari kumbang
tersebut.
Setelah tumbuh besar, tanaman sagu ini
akan menjadi pohon sagu yang besar dan anda bisa memberikan anda hasil
panen yang memuaskan. Pastikan untuk tidak membiarkan tanaman sagu yang
anda miliki diserang oleh kumbang sagu karena hama inilah yang
menyebabkan kematian mendadak bagi pohon sagu. Gunakan insectisida untuk
membasmi kumbang tersebut.
sayuran hijau dan berdaun kaya akan vitamin yang membantu Anda menjaga diet seimbang dan mendukung sistem kekebalan tubuh yang sehat.
Menurut sebuah peercobaan yang dilakukan pada tikus, makan sayuran
criciferous, seperti brokoli, kembang kol, dan kol, dapat membantu
mengirimkan sinyal kimia ke tubuh yang meningkatkan protein pada
permukaan sel yang diperlukan untuk membuat kerja Sistem kekebalan tubuh lebih optimal.
Dalam penelitian ini, tikus sehat yang tidak makan sayuran hijau mengalami penurunan potein permukaan sel sebesar 70-80 persen.
2. Konsumsi vitamin D
kekurangan vitamin D dapat menyebabkan gejala seperti pertumbuhan tulang yang buruk, masalah jantung, dan sistem kekebalan tubuh yang lemah.
Makanan yang mengandung sumber vitamin D terbaik antara lain kuning
telur, jamur, ikan salmon, ikan tuna, dan hati sapi. Anda juga bisa
membeli suplemen vitamin D dan pilih yang mengandung D3
(cholecalciferol), karena ini baik dalam meningkatkan kadar vitamin D
dalam darah Anda.
Namun sebelum mengnsumsi suplemen, sebaiknya konsultasikan hal ini pada dokter.
3. Olahraga rutin
Tetap aktif dengan melakukan olahraga secara rutin
Anda bisa mulai dengan olahraga yang ringan seperti berjalan kaki.
Olahraga dengan teratur bisa membuat Anda bugar dan langsing.
Selain itu, sebuah penelitian membuktikan bahwa olahraga teratur
dapat mencegah peradangan dan penyakit kronis, mengurangi stres, serta
mempercepat peredaran sel darah putih dalam melawan penyakit.
4. Minum teh hijau
Teh hijau telah dikaitkan dengan kesehatan yang baik. Manfaat
kesehatan teh hijau mungkin karena tingginya tingkat antioksidan, yang
disebut flavonoid. Sehingga dapat menurunkan tekanan darah dan
mengurangi risiko penyakit kardiovaskular.
Maka itu, karena mudah untuk dilakukan cara menjaga kesehatan tubuh yang satu ini sudah banyak dilakukan.
5. Tidur yang cukup
Tidur yang cukup merupakan salah satu kunci dari kekebalan tubuh yang
kuat. Sebuah penelitian menunjukan bahwa orang yang tidur minimal
delapan jam setiap malam selama dua minggu menunjukkan bahwa tubuh lebih
kebal dari serangan virus dan kuman bakteri. Sementara, orang yang
kurang dari 6 jam setiap malam akan 4 kali lebih mudah mengalami flu
karena virus dibandingkan orang yang tidur 7 jam atau lebih.
Hal ini disebabkan oleh sitokin yang dilepaskan tubuh selama tidur
yang lama. Sitokin adalah sejenis protein yang membantu tubuh melawan
infeksi dengan meningkatkan sistem kekebalan tubuh.
6. Kelola stres Anda
stres sudah terbukti dapat melemahkan sistem kekebalan tubuh, sehingga membuat orang menjadi mudah terserang penyakit.
Kortisol membantu melawan peradangan dan penyakit. Pelepasan hormon
secara konstan pada orang yang mengalami stres kronis ternyata dapat
mengurangi kemampuan hormon tersebut.
Hal ini dapat mengakibatkan tubuh mengalami peradangan dan rentan
terhadap penyakit. Jadi salah satu cara menjaga kesehatan tubuh yang
tepat adalah dengan mengendalikan stres. Anda bisa coba lakukan latihan
yoga atau meditasi untuk mengendalikan atau menghilangkan stres.
7. Bersosialisasi dengan orang disekitar
Rasa kesepian sering dikaitkan sebagai pemicu dari beberapa penyakit, terutama pada orang yang baru sembuh dari operasi jantung.
Penelitian yang diterbitkan dalam American Psychological Association
menunjukkan bahwa isolasi sosial dapat meningkatkan stres, yang
memperlambat respon kekebalan tubuh dan kemampuan untuk menyembuhkan
dengan cepat.
8. Menjaga kebersihan
Cara menjaga kesehatan lainnya adalah dengan menjaga kebersihan diri
maupun lingkukan sekitar. Dengan begitu, Anda terhindar dari serangan
berbagai penyakit. Berikut adalah beberapa cara menjaga kebersihan yang
baik:
Mandi setiap hari
Cuci tangan Anda sebelum makan atau menyiapkan makanan, dan setelah makan.
Cuci tangan Anda sebelum memasukkan lensa kontak atau melakukan
aktivitas lain yang membuat Anda bersentuhan dengan mata atau mulut.
Cuci tangan Anda selama 20 detik dan gosok di bawah kuku jari Anda.
Tutup mulut dan hidung Anda dengan tisu saat batuk atau bersin.
9. Coba konsumsi probiotik
Peneltian menunjukan bahwa orang yang mengalami stres yang mendapat
probiotik, mengalami sakit dalam jangka waktu yang lebih sedikit.
10. Hindari alkohol
Penelitian menunjukan bahwa minum alkohol dapat merusak sel
dendritik, yaitu komponen penting dari sistem kekebalan tubuh. Seiring
berjalannya waktu, sering minum alkohol dapat meningkatkan seseorang
terhadap infeksi bakteri dan virus.
Sebuah penelitian yang diterbitkan dalam di Journal Clinical and
Vaccine Immunology membandingkan sel dendritik dan respon sistem
kekebalan tubuh pada tikus yang diberi alkohol dengan yang tidak diberi
alkohol.
Alkohol menekan kekebalan pada tikus sampai tingkat yang
berbeda-beda. Dokter mengatakan bahwa penelitian ini membantu
menjelaskan mengapa vaksin kurang efektif untuk orang dengan kecanduan
alkohol.
1. Gunakan wallpaper berwarna gelap Jika smartphone Anda memiliki layar AMOLED seperti pada perangkat Samsung, coba gunakan wallpaper berwarna
gelap. Alasannya, layar AMOLED hanya menerangi piksel berwarna. Warna
hitam diketahui memiliki piksel gelap sehingga dibutuhkan lebih sedikit
daya untuk menerangi warna hitam.
2. Aktifkan Doze pada Android Marshmallow Jika Anda menggunakan smartphone Android dengan sistem operasi Marshmallow, ada sebuah fitur bernama Doze yang berfungsi membantu memaksimalkan baterai.
Bersamaan
dengan Google Now on Tap, Doze merupakan fitur tambahan pada
Marshamallow. Ketika Doze diaktifkan, pada dasarnya perangkat Anda masuk
ke mode hibernasi, jika smartphone tak dipakai dalam waktu cukup lama.
Dengan kata lain, ketika Anda tertidur smartphone Anda juga "tertidur" dan hanya akan kehilangan baterai 3-5 persen sepanjang malam.
3. Gunakan Greenify Tak
seperti aplikasi lain yang mengklaim bisa mengoptimalkan performa dan
meningkatkan kinerja baterai, apa yang ditawarkan aplikasi Greenify
bukan sekadar klaim belaka. Aplikasi ini memungkinkan aplikasi lain
berada dalam mode hibernasi, jika tak digunakan. Hal ini mencegah adanya
aktivtas aplikasi pada background.
4. Jangan gunakan auto brightness Untuk
menghemat baterai, sebaiknya jangan gunakan auto brightness. Meski auto
brightness berguna, tampilan layar yang diatur dengan pengaturan auto
brightness biasanya lebih terang dibandingkan dengan kebutuhan.
Oleh
karena itu, ponsel Anda akan lebih hemat baterai jika pengaturan
brightness atau tingkat kecerahan dilakukan secara manual. Untuk
diketahui, hal ini merupakan cara terbaik untuk meningkatkan kinerja
baterai smarphone Anda, sebab layar merupakan salah satu yang membuat baterai cepat boros.
5. Atur screen timeout lebih singkat Cara lain yang bisa dilakukan untuk menghemat batrei hpadalah dengan mengatur screen timeout (batas waktu aktif layar) menjadi lebih singkat. Misalnya, jika sebelumnya layar smartphone Android Anda akan nonaktif setelah 1 menit, ubah menjadi 30 detik.
Caranya,
masuk ke menu 'Setting' kemudian pilih 'Display' dan kemudian pilih
'Screen timeout' dan pilih ke waktu yang lebih singkat, misalnya 30 atau
15 detik.
6. Smartphone tak perlu terus 'smart' Menonaktifkan fitur smart yang ada pada smartphone Anda rupanya bisa menghemat masa pemakaian baterai. Misalnya, fitur smart seperti air gesture dan smart scrolling pada Samsung.
7.Jangan Terlalu Terobsesi Pada Ponsel Mungkin cara menghemat baterai android ini terdengar aneh.
Tapi, karena layar adalah pengisap baterai terbesar pada Android, maka
saat sobat mengambil dan menyalakan ponsel sobat, saat itu pula daya
baterai pada android sobat terhisap.
Jadi jangan terlalu sering menyalakan ponsel android sobat. Itu adalah hal terbaik untuk menghemat baterai android sobat.
Saya tidak mengatakan agar sobat tidak memeriksa ponsel sobat sama
sekali, tapi apakah sobat harus memeriksanya setiap sepuluh menit sekali
?
Pasti tidak kan?
Cobalah latihan menahan diri untuk tidak terlalu sering menyalakan
ponsel sobat, lalu lihatlah sampai berapa lama baterai android sobat
bertahan.
8. gunakan modus hemat baterai cara yang selanjutnya adalah dengan menggunakan modus hemat baterai.
Android lolipop memiliki modus hemat baterai (power saver) standart yang
akan bekerja jika baterai android dalam keadaan low batt.
Power saver tersebut akan meredupkan layar dan mematikan semua aplikasi yang berjalan ketika baterai dalam keadaan low.
Dengan begitu daya baterai akan bertahan lebih lama dari seharusnya.
Itulah beberapa tips cara menghemat baterai android yang baik dan benar.